Senin, 18 November 2019

Saya Baru Lulus Nih, Apa Yang Harus Saya Lakukan?

Mari menghela nafas sejenak.
Setelah melewati bertahun tahun kuliah, mata kuliah yang ringan maupun berat, mengerjakan tugas sampai larut ataupun sks (sistem kebut semalam), kadang ngga ngerti apa-apa, kadang merasa tertarik dengan materinya, mengahadapi dosen yang macem-macem, mumet nentuin judul penelitian/tugas akhir, penelitian dan olah data yang njelimet (kuantitatif sama kualitatif sama aja njelimet nya kan, heeey, jangan bohong kalian semua 😂), sampai deg-degan saat sidang skripsi/tugas akhir, belum lagi revisi dan kejar-kejaran sama jadwal wisuda kampus, sekarang semuanya sudah seleasai dan saatnya tarik nafas, lalu hembuskan syukur di sela-sela helaan nafasmu. 
Terima kasih, Tuhan. 

Kenapa menghela nafas sejenak? Karena kamu harus bersyukur dulu, bahwa satu tahapan dalam hidup dan perjuanganmu terlewati. Karena berikutnya, kamu harus siap untuk masuk ke babak perjuangan baru yang tentu ngga kalah sulitnya dari kuliah. Siap siap injak gas lagi, supaya kamu bisa maju. 

Setelah menghela nafas, baru deh atur pikiranmu. Kamu mau ngapain? Cari kerja kah, sesuai dengan latar belakang pendidikan mu? Atau selama ini kamu kuliah karena terpaksa sehingga kamu berpikir ulang untuk bekerja sesuai dengan latar pendidikan mu? Atau kamu mau bekerja sesuai dengan minat kamu selama ini? Atau kamu mau serabutan saja, yang penting bekerja? 

Karena saya tidak tahu latar belakangmu seperti apa, perjalanan hidupmu seperti apa, tapi yang pasti apapun yang kamu pilih untuk hidupmu berikutnya, semoga kamu bisa mempertanggungjawabkannya. Tidak ada keharusan dalam berkarir, atau memilih pekerjaan, yang ada hanyalah kamu siap dengan segala resikonya. 

Berbicara tentang kehidupan setelah kuliah, saya yang lahir sebagai orang biasa ini, dengan keras kepalanya memutuskan untuk bekerja sesuai dengan latar belakang pendidikan saya. Toh saya senang, toh saya sudah kuliah 4 tahun masa tidak dipergunakan, begitu pikir saya. Itu sebabnya saya tidak mau melamar untuk posisi selain hrd. Minimal admin hrd lah. Konsekuensinya apa? Saya menganggur 6 bulan. Lama ya. Iya. Saya ingat orang tua saya menyuruh saya untuk ambil pekerjaan apapun, yang penting dapat kerja. Saya kekeuh tidak mau. Meskipun saya akhirnya menangis saat menelepon mereka karena merasa bersalah sudah 6 bulan saya minta uang terus, dan belum dapat pekerjaan juga. Orang tua saya menangis, lalu mengirim sedikit uang yang mereka punya. Saya pakai buat beli paket data, setiap pagi sehabis berdoa, saya pasti pantengin laptop untuk melamar kesana kemari. Saya top up uang elektronik, agar ketika ada panggilan interview, saya bisa naik bus transjakarta, dempet-dempetan, belum lagi dari halte ke kantor yang dituju masih harus jalan. Setelah menunggu 6 bulan, saya akhirnya diberikan kesempatan memilih, karena ada dua perusahaan yang menawarkan pekerjaan kepada saya. 

Kalau kamu ingin seperti apa? Boleh di sharing lewat kolom komentar di bawah yaa...


Saat menganggur, ada hal penting yang sebaiknya kamu lakukan, selain rebahan tentu saja, yaitu meningkatkan kemampuan diri. Kemampuan diri bisa apa saja. 

Kamu belajar bahasa asing? Bagus.
Kamu belajar Ms. Excel sampai mahir? Bagus.
Kamu belajar teknik komunikasi di depan umum sampai mahir? Bagus.
Kamu belajar AutoCAD? Bagus.
Kamu belajar jawaban soal soal psikotes lewat internet? Hhmmm... Bagus sih, tapi yakin apa yang diinformasikan di internet itu bener? 😱 

Apa saja dapat kamu lakukan, untuk menunjukkan nilai yang lebih dibandingkan ratusan ribu saingan kamu nantinya. Paling tidak, kemampuan itu relevan dengan jenis pekerjaan yang mau kamu jalanin. 
Bisa jadi nilai tambah di CV juga loh. 
Tapi beneran loh ya, jangan cuma demi memperindah CV, kamu tulis macem-macem, eh pas diuji, kamu ga bisa apa-apa. 

Tips dan hal-hal yang sebaiknya kamu cantumkan dalam CV, akan aku post terpisah yaaaa. Setelah aku buat, aku akan update dan taruh link nya disini.

Jadi, menghela nafas sejenak adalah untuk mulai mempersiapkan diri. Bahwa apapun yang terjadi dan apapun yang kamu putuskan untuk lakukan setelah lulus kuliah, kamu sudah siap untuk menerima segala yang terjadi, baik ataupun buruk. 

Lah, baru lulus aja kok dituntut berat seperti itu sih, Bung? *edyaaan, biar akrab manggilnya Bung* HAHAHA 🤣

Nggak dituntut, tapi sebaiknya begitu. 
Sebaiknya.
Karena semua pilihan dan konsekuensinya ada di tangan kamu.

Jadi, menghela nafas sejenak yuk. Rehat sejenak. Untuk menambah energi baru dan siap buat jalan ke episode hidup yang baru. 

Semangat untuk Freshgrad dan Jobseeker! 



Best Regards, 
Bungaaaa :)) 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar