Senin, 02 April 2012

Jawaban depresi itu....

Akhirnya ngepost lagi :)

Mungkin ini cuma quick post yaa , selain karena ini udah larut, saya juga masih bingung mau ngepost apa :D

Yang pasti, saya udah merasa jauh lebih baik dan semakin merangkak keluar dari lingkaran depresi yang kemarin - kemarin menjalari saya :))

Gimana sih caranya ?
Cara yang emang paling ampuh adalah mendekatkan diri pada Tuhan. Serius.
Saya bukanlah orang yang religius, saya juga bukan orang yang rohani, tapi saya yakin bahwa kesembuhan saya dan depresi itu adalah cara Tuhan menarik saya untuk berpengharapan padaNya.
Ketika saya mengalami depresi, saya berharap bahwa ada sekelompok orang (entah orangtua atau sahabat) yang akan memberikan support dan membantu saya untuk lebih baik , tapi saya nggak berpengharapan pada Tuhan. Saya mengasingkan diri dan mulai memaafkan diri saya sendiri, tapi saya masih mengabaikanNya. Dan pada suatu waktu, saya merasa rindu dekat denganNya. Saya pun memutuskan datang ke rumahNya dan beribadah. Dan inilah jawaban dari segala sesuatu yang saya perlukan.

Saya nggak akan menulis keseluruhan tentang apa saja yang membuat saya pulih , tapi ketika baru datang ke rumahNya Tuhan telah menyambut saya dengan segala kerinduan, sehingga semua jawaban dan semua 'obat' yang saya perlukan untuk mengatasi depresi saya hanyalah dengan duduk, bernyanyi, dan mendengarkan firmanNya. Sungguh sebuah rencana Tuhan yang indah. Dia mampu membuat saya 'bergerak' untuk datang ke rumahNya, dan Dia menyediakan hamba yang paling baik untuk memberikan firman yang merupakan 'obat' dari semua ini.

Apa itu?
Bahwa saya hanya perlu untuk dekat denganNya, saya hanya perlu berbuat dan berperilaku yang 'harum' dan 'indah' di dalam Dia, maka Dia akan memulihkan saya! :) Janji yang indah bukan? Yaa, sangat indah. Dia menjanjikan saya segalanya , Dia memelihara saya , kalau saya berbuat sesuai dengan yang di inginkannya. Gampang? Jelas nggak. Sulit untuk berlaku rohani, tapi saya selalu mencoba. Saya mulai nggak terlalu berharap orang lain akan peduli dan menyayangi saya, bagi saya , cukup Tuhan yang sayang sama saya dan saya dapat membalasnya balik. Bagi saya, saya mengasihi orang itu bukan karena orang itu layak dikasihi, tapi karena Tuhan mengasihi saya berlimpah ruah dan saya wajib membagi kasih itu :') 

Hasilnya? saya belakangan ini menjadi pribadi yang sedikit merasa lebih damai dibandingkan dengan yang kemarin-kemarin. Karena kali ini, ketika saya menyayangi, ketika saya peduli, ketika saya berkorban demi orang lain, itu semua saya lakukan karena MEMANG begitulah seharusnya, karena MEMANG hal itu adalah kesukaan Allah, dan ketika Allah suka kepada saya dan perbuatan saya, saya pasti akan DAMAI dan AMAN dalam dekapanNya :) Ketika semua perhatian dan kebaikan saya hanya dipandang sebelah mata dan sama sekali nggak berbalas, saya belajar menerima dan IKHLAS , dan saya menjadi lebih baik lagi.

Well , saya juga masih berusaha terus menjadi manusia yang baik, dan tenang saja, saya nggak akan berubah jadi orang yang sok wise :D

Datang saja pada Allah , Dia merupakan jawaban, sumber ketenangan, dan kasih yang paling besar di alam ini :')

*bunga*

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar